Bukan Sekadar Kulit Glowing, Ini Tren Beauty yang Menggabungkan Aesthetic dan Wellness

5 hours ago 7

Fimela.com, Jakarta - Definisi cantik kini semakin berkembang. Jika sebelumnya perawatan kecantikan identik dengan kulit glowing atau treatment tertentu untuk mengatasi masalah spesifik, konsumen saat ini mulai melihat beauty sebagai bagian dari perjalanan perawatan yang lebih menyeluruh. Tak hanya memperhatikan tampilan luar, tetapi juga skin health, kondisi tubuh, hingga wellness.

Perubahan ini turut mendorong industri aesthetic Indonesia memasuki fase yang semakin sophisticated. Pilihan perawatan pun semakin beragam, mulai dari skincare, facial, injectable, laser, energy-based treatment, body contouring, hingga layanan yang berkaitan dengan physiotherapy dan wellness.

Konsep “A Journey of Care, From Outside to Within” yang dihadirkan Regenesis Indonesia di ARUNA 2026 menjadi salah satu gambaran bagaimana ekosistem beauty dan wellness kini berkembang. Perawatan kecantikan tidak lagi berdiri sendiri, melainkan dapat menjadi sebuah continuum of care yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu.

Perjalanan tersebut dapat dimulai dari menjaga kesehatan kulit melalui skincare, dilanjutkan dengan facial sebagai bentuk maintenance, hingga treatment berbasis teknologi untuk kebutuhan yang lebih spesifik. Fokusnya kemudian dapat meluas dari wajah menuju tubuh melalui body contouring, sebelum akhirnya beririsan dengan wellness dan longevity.

Namun, semakin banyak pilihan treatment juga membuat konsumen perlu menjadi lebih cerdas. Teknologi terbaru atau treatment yang sedang populer belum tentu otomatis menjadi pilihan yang tepat untuk semua orang.

Kenali Kebutuhan Perawatan

Sebelum mencoba perawatan aesthetic, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan treatment sesuai dengan kebutuhan kulit atau tubuh, bukan semata-mata mengikuti tren. Kedua, cari tahu dasar ilmiah dan manfaat dari teknologi atau produk yang digunakan. Ketiga, perhatikan kredibilitas dokter, klinik, maupun principal yang berada di balik produk dan teknologi tersebut.

Tak kalah penting, konsumen juga perlu memastikan bahwa produk yang digunakan merupakan produk resmi dan memiliki informasi yang jelas mengenai penggunaannya. Edukasi sebelum dan sesudah treatment serta dukungan after-sales juga menjadi bagian dari pengalaman perawatan yang berkualitas.

Hal ini sejalan dengan pandangan Regenesis Indonesia yang melihat perkembangan aesthetic bukan hanya dari seberapa banyak teknologi baru yang tersedia, tetapi bagaimana inovasi tersebut dapat memberikan solusi yang relevan bagi pasien sekaligus mendukung klinik dalam memberikan pengalaman perawatan yang lebih baik.

“Kami melihat bahwa dokter dan pemilik klinik di Indonesia semakin mengutamakan kualitas, scientific approach, teknologi baru dan inovasi ketika memilih produk. Bagi kami, kepercayaan itu bukan hanya tentang menyediakan produk, tetapi bagaimana kami dapat menjadi partner yang ikut mendukung perkembangan bisnis dan kebutuhan klinik mereka,” ujar Ir. Emmy Noviawati, President Director PT Regenesis Indonesia.

Dari Looking Good Jadi Feeling Good

Di tengah perkembangan tersebut, beauty pun semakin bergerak dari konsep “looking good” menuju “feeling good”. Perawatan wajah, tubuh, dan wellness mulai berada dalam satu spektrum yang sama, dengan tujuan menciptakan perjalanan perawatan yang lebih personal dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, menjadi beauty consumer yang cerdas bukan berarti mencoba sebanyak mungkin treatment, melainkan memahami apa yang benar-benar dibutuhkan. Karena dalam dunia aesthetic yang semakin sophisticated, perawatan terbaik bukan selalu yang paling baru, tetapi yang paling tepat untuk kebutuhan setiap individu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Vinsensia Dianawanti

    Author

    Vinsensia Dianawanti
Read Entire Article
Beauty |