Cara Menjaga Skin Barrier Tetap Sehat Selama Ramadan dengan Tips Ahli

16 hours ago 13

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, namun juga bisa menjadi tantangan bagi kesehatan kulit. Puasa dari fajar hingga senja dapat memengaruhi skin barrier kita, lapisan pelindung kulit yang penting untuk menjaga kelembapan dan kesehatan kulit. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menjaga skin barrier tetap sehat selama Ramadan dengan tips dari para ahli.

Selama puasa, dehidrasi dan kekurangan nutrisi dapat mengganggu fungsi skin barrier. Kulit yang kehilangan kelembapan dapat menyebabkan kekeringan, rasa kencang, dan sensitivitas yang meningkat. Oleh karena itu, penting untuk mengatur rutinitas perawatan kulit dan pola makan agar kulit tetap terjaga. Mari kita simak beberapa langkah yang bisa diambil.

Berbagai faktor seperti dehidrasi, perubahan hormonal, dan penurunan fungsi barrier dapat memengaruhi kesehatan kulit. Oleh karena itu, menjaga hidrasi dari dalam dan luar sangatlah penting.

Dampak Puasa terhadap Skin Barrier

Puasa dapat menyebabkan beberapa masalah pada skin barrier, antara lain:

  • Dehidrasi: Puasa tanpa minum air dapat mengurangi hidrasi tubuh dan kulit.
  • Peningkatan TEWL: Puasa dapat meningkatkan kehilangan air transepidermal, menyebabkan kulit kering dan iritasi.
  • Perubahan Hormonal: Perubahan hormonal dapat meningkatkan produksi minyak, berpotensi menyebabkan jerawat.

Penyesuaian Rutinitas Perawatan Kulit

Para ahli merekomendasikan pendekatan minimalis dalam perawatan kulit selama Ramadan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

  • Pembersih Lembut: Gunakan pembersih berbasis krim yang tidak menghilangkan minyak alami kulit. Pembersih yang mengandung gliserin atau ceramide sangat disarankan.
  • Serum Penghidrasi: Aplikasikan serum yang mengandung asam hialuronat untuk mengunci kelembapan kulit.
  • Pelembap Perbaikan Barrier: Pilih pelembap yang kaya ceramide dan asam hialuronat untuk menutrisi dan mengunci kelembapan.
  • Tabir Surya: Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
  • Hindari Bahan Aktif Kuat: Batasi penggunaan bahan aktif seperti retinoid dan asam eksfoliasi yang dapat mengiritasi kulit.

Hidrasi Internal dan Nutrisi

Selain perawatan kulit, hidrasi dari dalam juga sangat penting. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:

  • Asupan Air yang Cukup: Minumlah 2 hingga 2,5 liter air antara Iftar dan Sahur untuk menjaga hidrasi.
  • Makanan Kaya Air: Sertakan makanan seperti semangka dan mentimun dalam diet Anda.
  • Lemak Sehat: Konsumsi lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan untuk mendukung kesehatan skin barrier.
  • Protein dan Antioksidan: Sumber protein dan makanan kaya antioksidan membantu regenerasi kulit.

Faktor Gaya Hidup yang Mempengaruhi Kulit

Pola hidup juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Berikut beberapa tips gaya hidup yang dapat membantu:

  • Tidur Cukup: Usahakan tidur berkualitas 6-7 jam setiap malam untuk mendukung regenerasi kulit.
  • Manajemen Stres: Lakukan meditasi atau doa untuk mengurangi stres yang dapat memengaruhi kulit.
  • Hindari Mandi Air Panas: Mandi dengan air hangat dan batasi durasi untuk menjaga minyak alami kulit.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Sahabat Fimela dapat menjaga skin barrier tetap sehat selama Ramadan. Perawatan yang tepat akan membantu kulit tetap lembap, sehat, dan bercahaya meski sedang berpuasa.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Beauty |