Jerawat Punggung Sering Bikin Gatal? Kenali Penyebabnya

10 hours ago 10

Fimela.com, Jakarta - Jerawat tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga dapat ditemukan pada bagian tubuh lain, termasuk punggung. Kondisi ini dikenal sebagai back acne atau bacne dan dapat terlihat sebagai bintil merah, komedo, hingga jerawat yang meradang. Pada beberapa orang, jerawat punggung juga dapat terasa gatal sehingga menimbulkan keinginan untuk terus menggaruknya.

Dilansir dari American Academy of Dermatology Association, jerawat punggung dapat terjadi dipicu oleh kombinasi keringat, minyak, dan gesekan dari pakaian atau perlengkapan yang menempel pada kulit. Produksi minyak berlebih dapat bercampur dengan sel kulit mati sehingga menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat punggung. Pakaian yang terlalu ketat juga dapat meningkatkan gesekan dan membuat kulit semakin tidak nyaman.

Rasa gatal perlu diperhatikan karena tidak semua bintil pada punggung merupakan jerawat biasa. Jika gatal terasa terus-menerus, muncul rasa nyeri, atau kondisi kulit semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Dengan mengetahui penyebabnya, perawatan dapat dilakukan secara lebih tepat dan risiko iritasi dapat diminimalkan.

Cara Mencegah Jerawat Punggung dengan Kebiasaan Sederhana

Mencegah jerawat punggung dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa kebiasaan sehari-hari. Langkah sederhana yang bisa diterapkan, antara lain:

  1. Segera mandi setelah berkeringat. Dilansir dari American Academy of Dermatology Association, mandi setelah berolahraga dapat membantu membersihkan keringat, minyak, dan kotoran yang menempel pada kulit.
  2. Gunakan pakaian yang bersih dan longgar. Pakaian yang terlalu ketat dapat meningkatkan gesekan pada kulit, terutama ketika tubuh berkeringat. Pilih bahan yang nyaman agar kulit tetap terasa lebih sejuk.
  3. Rutin mencuci handuk dan seprai. Kedua benda tersebut sering bersentuhan langsung dengan kulit sehingga perlu dibersihkan secara berkala untuk menjaga kebersihannya.
  4. Bersihkan punggung dengan lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi dan membuat kondisi kulit semakin tidak nyaman.
  5. Pilih produk non-comedogenic. Dilansir dari Cleveland Clinic, produk dengan label tersebut dirancang agar tidak mudah menyumbat pori-pori. Penggunaan produk yang sesuai dapat membantu menjaga kulit tetap bersih tanpa menambah risiko penyumbatan pori. Selain itu, hindari kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat punggung karena dapat memperparah iritasi dan meninggalkan bekas.

Jerawat Punggung Sudah Muncul? Begini Cara Merawatnya

Jerawat punggung yang sudah muncul membutuhkan perawatan yang sesuai agar tidak semakin meradang dan meninggalkan bekas. Beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:

  1. Gunakan benzoyl peroxide. Dilansir dari American Academy of Dermatology Association, kandungan ini dapat membantu mengatasi jerawat pada punggung dengan mengurangi bakteri penyebab jerawat. Gunakan sesuai petunjuk produk dan bilas setelah pemakaian.
  2. Coba salicylic acid. Kandungan ini membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mengangkat sel kulit mati. Penggunaannya sebaiknya dilakukan secara bertahap untuk mengurangi risiko kulit menjadi kering atau mengalami iritasi.
  3. Hindari menggaruk atau memencet. Meski terasa gatal, menggaruk area berjerawat dapat menyebabkan luka dan memperparah peradangan. Memencet jerawat juga dapat meningkatkan risiko munculnya bekas pada kulit.
  4. Konsultasikan dengan dokter jika diperlukan. Dilansir dari Mayo Clinic, jerawat yang terasa nyeri, meninggalkan bekas, atau tidak membaik setelah perawatan dapat memerlukan penanganan dokter kulit. Pemeriksaan juga diperlukan apabila rasa gatal terus berulang, semakin mengganggu, atau muncul bersama keluhan kulit lainnya. Perawatan yang konsisten juga penting agar kondisi kulit dapat membaik secara bertahap.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Beauty |