Fimela.com, Jakarta Cara eksfoliasi kulit ketiak yang tepat penting banget dicoba untuk kamu yang sering merasa nggak percaya diri karena tampilan ketiak yang kasar atau malah menghitam. Nggak bisa dipungkiri, kondisi yang satu ini sering banget bikin minder. Meskipun letaknya tersembunyi, tapi ada banyak momen di mana area ini menjadi pusat perhatian. Misalnya saja ketika mengangkat tangan atau menggunakan pakaian yang mengekspos area tubuh tersebut.
Jadi, jangan hanya kulit wajah saja yang dirawat. Perawatan kulit di bagian tubuh lain sangat penting untuk menjaga penampilan tetap menarik. Yuk, cek dulu cara eksfoliasi kulit ketiak untuk mewujudkan tampilan yang cerah dan mulus, gimana caranya?
Apa Sih Eksfoliasi Itu?
Istilah eksfoliasi mungkin sudah sering didengar dalam dunia kecantikan. Secara umum, rutinitas kecantikan yang satu ini adalah proses mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk di permukaan kulit. Sebenarnya, proses pergantian sel tubuh ini bisa terjadi secara alami. Namun, ada banyak hal yang membuat prosesnya nggak berjalan dengan optimal.
Kondisi tersebut bisa membuat sel kulit mati menumpuk dan menyebabkan berbagai masalah kulit. Jika terjadi di ketiak, bisa memicu masalah ketiak yang tampak hitam dan bau badan. Jadi, penting menerapkan eksfoliasi tak hanya pada wajah saja, tapi juga area ketiak.
Manfaat Eksfoliasi Ketiak
Menerapkan cara eksfoliasi ketiak yang tepat dapat membantu meningkatkan kesehatan area yang satu ini. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa dirasakan jika dilakukan secara rutin.
1. Membersihkan Sel Kulit Mati
Area ketiak sering terlupakan dalam rutinitas perawatan kulit. Padahal, bagian tubuh yang satu ini juga membutuhkan perhatian khusus. Eksfoliasi secara rutin dapat membantu mengangkat penumpukan sel kulit mati di area tersebut yang menyebabkan ketiak tampak kusam dan gelap.
Selain itu, membersihkan sel kulit mati juga membantu mencegah pori-pori tersumbat. Pori-pori yang tersumbat bisa menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti jerawat atau iritasi. Jadi, ritual yang satu ini juga memastikan kulit area ketiak tetap bersih dan sehat.
2. Mengurangi Ingrown Hair atau Rambut yang Tumbuh ke Dalam
Bagi kamu yang sering mencukur atau mencabut bulu ketiak, pasti pernah mengalami masalah rambut yang tumbuh ke dalam atau ingrown hair. Kondisi tersebut terjadi ketika rambut yang baru tumbuh tidak bisa menembus permukaan kulit dan akhirnya tumbuh ke dalam. Hasilnya adalah benjolan kecil yang kadang terasa nyeri dan bisa meradang.
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang bisa menghalangi pertumbuhan rambut baru. Dengan begitu, rambut bisa tumbuh dengan normal tanpa terjebak di bawah kulit. Jadi, eksfoliasi rutin bisa menjadi solusi untuk mengurangi risiko ingrown hair.
3. Mencegah Bau Badan
Pada dasarnya, keringat manusia itu sama sekali nggak berbau. Faktor yang memicu bau badan adalah ketika keringat di tubuh bercampur dengan bakteri yang mengeluarkan zat asam saat memecah partikel keringat yang menghasilkan bau tak sedap. Nah, cara eksfoliasi kulit ketiak yang tepat dapat mengurangi penumpukan sel kulit mati dan kotoran yang jadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Selain itu, eksfoliasi juga membantu membersihkan residu deodoran atau antiperspiran yang mungkin tertinggal di kulit. Jika tidak dibersihkan, bisa bercampur dengan keringat dan bakteri, yang pada akhirnya menyebabkan bau tidak sedap. Jadi, eksfoliasi tidak hanya membuat kulit ketiak lebih bersih, tapi juga membantu tubuh tetap segar sepanjang hari.
4. Membantu Penyerapan Deodoran yang Digunakan
Setelah eksfoliasi, kulit ketiak menjadi lebih bersih dan pori-pori terbuka. Hal ini memungkinkan produk perawatan ketiak seperti deodoran atau antiperspiran, terserap lebih efektif. Dengan begitu, produk perawatan ini dapat bekerja maksimal dalam mengontrol keringat dan mencegah bau badan.
Bayangkan saja risikonya jika tidak melakukan eksfoliasi secara rutin. Deodoran yang diaplikasikan mungkin hanya menempel di permukaan tanpa benar-benar terserap sehingga manfaat produk pun tidak bisa dirasakan dengan maksimal.
5. Bikin Kulit Ketiak Tampak Lebih Mulus
Siapa sih yang nggak mau punya kulit ketiak yang halus dan mulus? Eksfoliasi membantu memperbaiki tekstur kulit dengan mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru. Hasilnya, kulit ketiak akan terasa lebih halus dan tampak lebih mulus.
Selain itu, eksfoliasi juga membantu mengurangi hiperpigmentasi atau noda gelap di area ketiak. Dengan rutin melakukan eksfoliasi, warna kulit di area tersembunyi ini bisa menjadi lebih merata dan cerah. Jadi, kamu bisa lebih percaya diri saat mengenakan pakaian tanpa lengan.
Cara Eksfoliasi Kulit Ketiak yang Bisa Dilakukan Secara Rutin di Rumah
Eksfoliasi ketiak alami bisa dilakukan secara rutin di rumah untuk mewujudkan tampilan yang lebih mulus dan cerah, sehingga meningkatkan rasa percaya dirimu. Berikut ini beberapa cara eksfoliasi kulit ketiak yang bisa dicoba.
1. Pilih Produk Eksfoliasi Ketiak yang Tepat
Memilih produk eksfoliasi yang sesuai sangat penting untuk menghindari iritasi. Area ini memiliki kulit yang lebih tipis dan sensitif dibandingkan bagian tubuh lainnya, sehingga membutuhkan produk dengan formula lembut. Pilihlah yang mengandung bahan alami atau yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Misalnya, produk yang mengandung butiran halus seperti jojoba beads lebih ramah pada kulit dibandingkan scrub dengan butiran kasar.
Selain itu, perhatikan bahan aktif dalam produk eksfoliasi. Hindari bahan kimia keras seperti alkohol atau parfum berlebihan, yang dapat memperparah iritasi. Sebaliknya, pilih formula seperti lactic acid atau glycolic acid yang mampu mengelupas sel kulit mati tanpa merusak lapisan yang sehat.
2. Cara Eksfoliasi Ketiak dengan Konjac Sponge
Konjac sponge adalah alat eksfoliasi yang lembut dan ramah lingkungan. Spons ini terbuat dari akar tanaman konjac yang memiliki tekstur halus tetapi cukup efektif untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati. Sebelum digunakan, rendam spons dalam air hangat hingga mengembang dan terasa lembut. Setelah itu, peras airnya dan gosokkan spons secara perlahan ke area ketiak dengan gerakan melingkar.
Keuntungan melakukan cara eksfoliasi kulit ketiak dengan konjack adalah kemampuannya untuk membersihkan kulit tanpa menyebabkan iritasi, menjadikannya pilihan ideal untuk kulit sensitif. Spons ini juga membantu merangsang sirkulasi darah di area ketiak yang dapat mendukung proses regenerasi kulit. Pastikan untuk membersihkan spons setelah digunakan dan gantung di tempat kering untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
3. Manfaatkan Scrub untuk Ketiak Hitam
Kalau punya masalah kulit ketiak yang tampak gelap, scrub bisa jadi solusinya. Produk eksfoliasi ketiak yang satu ini bekerja dengan cara mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan sering menjadi penyebab utama tampak menghitam. Kamu bisa membuat scrub alami dengan cara mencampurkan gula pasir dan minyak kelapa. Gula pasir dapat bekerja sebagai eksfoliator fisik, sedangkan minyak kelapa membantu melembapkan kulit.
Oleskan scrub ini ke area ketiak, lalu pijat dengan lembut selama 30 detik hingga satu menit. Setelah itu, bilas dengan air hangat dan keringkan. Lakukan perawatan ini seminggu sekali untuk hasil yang optimal.
4. Coba Perawatan Peeling Ketiak
Peeling ketiak adalah langkah perawatan yang dilakukan dengan mengoleskan bahan kimia yang aman untuk kulit, seperti glycolic acid atau salicylic acid. Cara eksfoliasi kulit ketiak yang satu ini membantu mencerahkan area ketiak dan meratakan tekstur kulit. Biasanya, treatment ini dilakukan di klinik kecantikan oleh profesional yang berpengalaman untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Sebelum mencoba peeling, konsultasikan dengan dokter kulit untuk memastikan bahwa kondisi kulit kamu aman dan sesuai untuk prosedur ini. Setelah melakukan perawatan, kulit ketiak biasanya lebih sensitif, sehingga penting untuk menghindari paparan langsung terhadap sinar matahari atau produk berbahan keras. Gunakan pelembap atau krim yang direkomendasikan oleh dokter untuk mempercepat proses pemulihan kulit.
5. Lakukan Dry Brushing
Dry brushing adalah teknik eksfoliasi menggunakan sikat berbulu lembut pada kulit yang kering. Metode ini membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus meningkatkan sirkulasi darah. Agar hasilnya maksimal dan menghindari risiko iritasi pada ketiak, pilih sikat yang memiliki bulu lembut.
Sebelum mandi, lakukan dry brushing di area ketiak dengan gerakan melingkar selama beberapa detik. Selain membantu proses eksfoliasi, dry brushing juga merangsang sistem limfatik tubuh yang mendukung proses detoksifikasi alami. Lakukan teknik ini satu hingga dua kali seminggu.
6. Hindari Eksfoliasi Ketiak yang Berlebihan
Pertanyaan tentang scrub ketiak berapa kali seminggu memang banyak bikin ragu mereka yang masih newbie. Secara umum, hindari melakukan eksfoliasi berlebihan karena dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, bahkan penggelapan kulit akibat peradangan. Oleh karena itu, penting untuk membatasi frekuensi eksfoliasi sesuai dengan kebutuhan yang ideal. Biasanya, rutinitas yang satu ini dilakukan maksimal 1-2 kali seminggu saja.
Jika merasa kulit ketiak mulai memerah, perih, atau kering setelah eksfoliasi, hentikan sementara dan berikan waktu untuk kulit pulih. Gunakan produk yang menenangkan seperti pelembap berbahan aloe vera atau panthenol untuk membantu proses pemulihan.
7. Jangan Lupa Gunakan Pelembap Setelah Selesai Eksfoliasi
Eksfoliasi seringkali membuat kulit terasa kering, sehingga penting untuk mengembalikan kelembapan dengan pelembap. Pilih produk yang ringan, bebas pewangi, dan tidak mengandung alkohol. Bahan seperti shea butter, minyak kelapa, atau ceramide sangat baik untuk mengunci kelembapan sekaligus menenangkan kulit.
Aplikasikan pelembap segera setelah eksfoliasi untuk memaksimalkan penyerapan. Produk skincare yang satu ini juga membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, sehingga risiko iritasi dapat diminimalkan. Penggunaan pelembap secara rutin juga dapat membantu menjaga kecerahan dan kelembutan kulit ketiak.
8. Hati-Hati dengan Kondisi Kulit Ketiak Setelah Eksfoliasi
Setelah eksfoliasi, kulit ketiak biasanya lebih sensitif. Hindari mencukur atau waxing ketiak segera setelah eksfoliasi untuk mencegah iritasi. Selain itu, hindari penggunaan deodoran yang mengandung alkohol atau parfum kuat karena dapat menyebabkan rasa perih atau reaksi alergi.
Jika kulit terasa gatal, merah, atau muncul tanda iritasi lainnya, berikan waktu untuk kulit pulih sepenuhnya sebelum melanjutkan rutinitas eksfoliasi. Gunakan krim atau lotion berbahan anti-inflamasi untuk membantu mengurangi gejala iritasi. Dengan menjaga kondisi kulit pasca-eksfoliasi, kamu bisa memastikan hasil perawatan yang optimal tanpa efek samping yang tidak diinginkan.
Dengan menerapkan cara eksfoliasi kulit ketiak yang tepat, kamu bisa mewujudkan ketiak mulus dan tampak cerah yang pastinya membuat penampilan semakin maksimal. Saatnya terapkan berbagai tips ini di rumah, yuk!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.