13 Kesalahan Skincare Sebelum Makeup yang Bikin Wajah Cepat Berminyak: Jangan Sampai Terulang!

1 month ago 43

ringkasan

  • Kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi yang cukup; mengeringkan kulit justru memicu produksi sebum berlebih.
  • Hindari penggunaan produk berlebihan dan eksfoliasi keras yang dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memicu iritasi.
  • Persiapan kulit yang tepat, pemilihan produk sesuai jenis kulit, dan kebersihan alat makeup adalah kunci riasan awet dan bebas kilap.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, apakah Anda sering merasa riasan wajah cepat luntur atau terlihat mengkilap hanya beberapa jam setelah diaplikasikan? Kondisi ini, yang sering dialami pemilik kulit berminyak, memang bisa sangat mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri. Wajah yang mudah mengilap, pori-pori terlihat membesar, hingga foundation yang tampak 'meluncur' adalah beberapa tantangan umum yang dihadapi.

Banyak faktor yang menyebabkan kulit wajah cepat berminyak setelah makeup, namun seringkali akarnya terletak pada kesalahan rutinitas perawatan kulit atau skincare yang dilakukan sebelum riasan. Memahami dan menghindari kesalahan-kesalahan ini adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil riasan yang lebih awet, tidak mudah luntur, dan tetap segar sepanjang hari.

Artikel ini akan membahas secara komprehensif 13 kesalahan umum dalam skincare sebelum makeup yang dapat memicu produksi minyak berlebih, lengkap dengan tanggapan ahli. Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa mempersiapkan kulit secara optimal dan mengucapkan selamat tinggal pada wajah berminyak setelah makeup.

Mengapa Kulit Berminyak Justru Butuh Hidrasi Optimal?

Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah tidak menjaga kulit tetap terhidrasi atau justru terlalu mengeringkan kulit. Banyak orang mencoba melawan minyak berlebih dengan eksfoliasi terus-menerus atau produk yang mengeringkan. Namun, tindakan ini justru bisa menjadi bumerang bagi kulit.

Ketika kulit menjadi terlalu kering, kelenjar sebaceous akan 'panik' dan memproduksi sebum secara berlebihan untuk mengkompensasi kekurangan kelembapan. Bahkan jenis kulit berminyak pun membutuhkan perlindungan dan menjadi kering dapat meningkatkan peradangan, menurut Swann. Clint Brock, seorang penata rias, menyatakan bahwa kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi. Ia merekomendasikan untuk menghindari produk yang mengeringkan kulit, karena hal itu dapat 'menipu kulit Anda untuk percaya bahwa kulit kering dan membutuhkan minyak untuk menjaga kulit tidak terasa kencang.'

Para ahli, termasuk Dr. Divya Sharma, menekankan bahwa kulit berminyak pun membutuhkan pelembap untuk menjaga keseimbangan kulit. Disarankan untuk menggunakan pelembap ringan, bebas minyak, dan berbasis gel atau air yang mengandung bahan seperti asam hialuronat atau gliserin untuk menghidrasi tanpa menambah minyak berlebih.

Hindari Over-Produk dan Eksfoliasi Berlebihan

Mengaplikasikan terlalu banyak produk perawatan kulit sebelum makeup juga dapat membebani kulit. Setiap produk baru memperkenalkan mineral dan emolien ke kulit, yang bisa membuat kulit bereaksi atau beradaptasi. Menggunakan terlalu banyak produk dapat menyebabkan iritasi atau pori-pori tersumbat.

Eksfoliasi memang penting untuk mengangkat sel kulit mati, tetapi melakukannya terlalu sering atau dengan scrub yang keras dapat merusak lapisan pelindung kulit. Eksfoliasi berlebihan dapat menyebabkan kemerahan, sensitivitas, dan bahkan jerawat, serta memicu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi. Batasi eksfoliasi hingga 1-3 kali seminggu, tergantung jenis kulit Anda. Gunakan eksfolian lembut dengan bahan alami atau eksfolian kimia seperti AHA atau BHA.

Fokuslah pada rutinitas yang sederhana dan konsisten dengan beberapa produk utama yang menargetkan pengelolaan kulit berminyak. Perkenalkan perawatan baru secara perlahan untuk mengukur reaksi kulit Anda.

Pentingnya Persiapan Kulit dan Produk yang Tepat

Memberi waktu pelembap untuk meresap sepenuhnya sebelum mengaplikasikan alas bedak adalah krusial. Jika pelembap tidak memiliki kesempatan untuk meresap, alas bedak dapat bercampur dengan sisa pelembap di permukaan kulit, yang dapat menyebabkan riasan terlihat berminyak, bergaris, atau menggumpal.

Tidak menggunakan primer juga merupakan kesalahan umum. Primer membantu menghaluskan kulit, menjaga riasan lebih lama, dan menyerap minyak berlebih. Tanpa primer, minyak dari kulit dapat menembus riasan, membuat wajah lebih cepat mengilap. Clint Brock menyarankan penggunaan primer, idealnya yang tidak mengandung banyak silikon, dan bahkan merekomendasikan penggunaan primer yang berbeda untuk zona wajah yang berbeda.

Penggunaan formulasi alas bedak atau riasan yang salah juga berkontribusi pada wajah berminyak. Produk riasan yang terlalu creamy atau berbasis minyak dapat membuat riasan secara keseluruhan terlihat berminyak dan lengket setelah beberapa jam. Pilihlah alas bedak dengan hasil akhir matte atau formulasi bebas minyak. Selain itu, mengaplikasikan lapisan riasan yang terlalu tebal dapat berkontribusi pada tampilan berminyak dan menyumbat pori-pori. Aplikasikan riasan dalam lapisan tipis, misalnya menggunakan beauty blender yang dibasahi untuk membaurkan produk.

Kebersihan dan Pilihan Produk Sesuai Jenis Kulit Kunci Utama

Tidak membersihkan kulit dengan benar atau tidak menghapus riasan adalah kesalahan mendasar. Residu riasan, kotoran, dan minyak yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan produksi minyak berlebih. Selalu bersihkan wajah secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan minyak sebelum riasan, dan gunakan pembersih lembut bebas sulfat yang diformulasikan untuk kulit berminyak.

Meskipun keinginan untuk menghilangkan minyak berlebih mungkin kuat, mencuci wajah terlalu sering (over-cleansing) atau menggunakan pembersih yang keras dapat menghilangkan minyak alami kulit yang dibutuhkan untuk tetap seimbang. Ini dapat menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak. Cuci wajah tidak lebih dari dua kali sehari dan pilih pembersih lembut yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak.

Mengabaikan pelembap adalah mitos umum. Bahkan kulit berminyak pun membutuhkan hidrasi. Melewatkan pelembap dapat menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk mengkompensasi kurangnya kelembapan. Gunakan pelembap ringan, bebas minyak yang menghidrasi kulit tanpa meninggalkan residu berminyak.

Urutan aplikasi produk perawatan kulit juga penting untuk efektivitasnya. Mulai dengan produk berbasis air yang lebih ringan (seperti serum) dan kemudian beralih ke pelembap berbasis minyak yang lebih berat. Terakhir, jangan lupakan kebersihan kuas riasan. Bakteri dapat menumpuk di kuas riasan, yang dapat berkontribusi pada masalah kulit. Bersihkan kuas dan spons riasan secara teratur, idealnya setiap minggu.

Menggunakan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit Anda dapat memperburuk kondisi kulit. Misalnya, produk yang dirancang untuk kulit kering dapat menyumbat pori-pori pada kulit berminyak. Tentukan jenis kulit Anda dan pilih produk yang sesuai. Dr. Divya Sharma menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk memahami kebutuhan kulit Anda dan memilih produk yang sesuai.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Hilda Irach
2026 Naik, Beli Sekarang!

2026 Naik, Beli Sekarang!

Lihat Selengkapnya

Read Entire Article
Beauty |