Fimela.com, Jakarta Saat memilih sunscreen, banyak yang bingung antara SPF 30 dan SPF 50. Apa sebenarnya perbedaan utama antara keduanya dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari? Mari kita bahas lebih dalam mengenai fungsi dan efektivitas kedua jenis sunscreen ini.
SPF, atau Sun Protection Factor, adalah ukuran seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB yang dapat menyebabkan kulit terbakar. Sunscreen dengan SPF 30 memblokir sekitar 96,7% hingga 97% sinar UVB, sementara SPF 50 memblokir sekitar 98%. Meskipun perbedaan ini terlihat kecil, implikasinya bisa lebih signifikan dalam kondisi nyata.
Perbedaan utama terletak pada penetrasi sinar UVB ke dalam kulit. SPF 30 memungkinkan sekitar 3% sinar UVB menembus kulit, sedangkan SPF 50 hanya memungkinkan sekitar 2%. Ini berarti SPF 30 memungkinkan 50% lebih banyak radiasi UV mencapai kulit dibandingkan dengan SPF 50. Hal ini penting untuk dipertimbangkan, terutama bagi individu dengan kulit sangat terang atau riwayat kanker kulit.
Implikasi Praktis dari Penggunaan SPF 30 dan SPF 50
Meskipun perbedaan pemblokiran UVB hanya sekitar 1%, efek jangka panjang dari paparan sinar matahari dapat menjadi lebih berarti. Menurut Dr. Steven Daveluy, seorang dermatolog bersertifikat, perbedaan ini dapat menjadi penting bagi mereka yang sering terpapar sinar matahari. Ia merekomendasikan penggunaan SPF 50 atau lebih tinggi, terutama untuk kulit yang sangat terang.
American Academy of Dermatology juga merekomendasikan penggunaan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Bagi sebagian besar orang, SPF 30 sudah memberikan perlindungan yang sangat baik tanpa efek samping dari produk SPF yang lebih tinggi. Namun, bagi mereka yang menghabiskan waktu lama di bawah sinar matahari, SPF 50 sering kali lebih disarankan.
Durasi Perlindungan dan Pentingnya Aplikasi yang Benar
SPF menunjukkan berapa lama kulit akan terlindungi dari sinar matahari. Jika kulit Anda biasanya terbakar dalam 10 menit tanpa sunscreen, SPF 30 akan melindungi selama 300 menit, sedangkan SPF 50 akan melindungi selama 500 menit. Namun, ini hanyalah perkiraan dan tidak berarti Anda bisa berlama-lama di bawah sinar matahari.
Penting untuk menerapkan sunscreen dengan benar dan melakukan reaplikasi secara teratur, terlepas dari tingkat SPF-nya. Aplikasi yang tepat dan konsisten adalah kunci untuk mendapatkan perlindungan maksimal dari sunscreen yang digunakan.
Pilih Sunscreen dengan Perlindungan Spektrum Luas
Ketika memilih sunscreen, pastikan untuk memilih produk yang memiliki label "broad-spectrum". Ini menunjukkan bahwa sunscreen tersebut melindungi dari sinar UVA dan UVB. Sinar UVA dapat menyebabkan penuaan kulit dan kanker kulit, sedangkan UVB lebih berfokus pada kulit terbakar.
Beberapa ahli juga memperingatkan bahwa SPF yang lebih tinggi dapat menciptakan "rasa aman yang palsu". Hal ini dapat mendorong orang untuk berlama-lama di bawah sinar matahari atau melewatkan reaplikasi, yang justru dapat meningkatkan paparan UV. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya bergantung pada angka SPF, tetapi juga pada cara aplikasi dan jenis produk yang digunakan.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.