Kemerahan di Pipi: Rosacea atau Iritasi Skincare? Kenali Gejalanya

2 days ago 19

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, kemerahan di pipi bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi kulit. Dua penyebab umum adalah rosacea dan iritasi akibat produk perawatan kulit. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai kedua kondisi ini.

Rosacea adalah kondisi kulit inflamasi kronis yang biasanya muncul pada wajah, sering kali antara usia 30 hingga 60 tahun. Kemerahan pada wajah ini bersifat persisten dan dapat kambuh-kambuhan. Sementara itu, iritasi skincare biasanya disebabkan oleh reaksi terhadap produk perawatan kulit yang digunakan. Kemerahan ini lebih bersifat sementara dan sering kali hilang setelah pemicu dihilangkan.

Mengetahui gejala dan penyebab dari kedua kondisi ini dapat membantu kita mengambil langkah yang tepat. Mari kita bahas lebih lanjut tentang rosacea dan iritasi skincare.

Gejala dan Penyebab Rosacea

Rosacea ditandai dengan kemerahan yang persisten di wajah, terutama di area tengah seperti pipi, hidung, dahi, dan dagu. Gejala lain yang mungkin muncul meliputi:

  • Kemerahan Persisten: Wajah yang terus-menerus merah, mirip dengan rona atau sengatan matahari yang tidak kunjung hilang.
  • Flushing: Kemerahan mendadak yang terasa panas saat disentuh.
  • Pembuluh Darah Terlihat: Pembuluh darah kecil yang muncul di wajah, terutama di hidung dan pipi.
  • Benjolan dan Jerawat: Benjolan kecil atau jerawat berisi nanah yang muncul bersamaan dengan kemerahan.
  • Sensasi Terbakar: Kulit yang sangat sensitif dan terasa terbakar saat menggunakan produk tertentu.

Penyebab pasti rosacea belum sepenuhnya dipahami, namun beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini antara lain:

  • Paparan sinar matahari.
  • Makanan pedas dan minuman panas.
  • Stres dan perubahan suhu ekstrem.
  • Faktor genetik.

Gejala dan Penyebab Iritasi Skincare

Iritasi akibat produk perawatan kulit adalah kondisi yang lebih umum dan dapat terjadi pada siapa saja. Gejala yang sering muncul meliputi:

  • Kemerahan atau Bercak: Kulit menjadi merah atau berbintik-bintik.
  • Sensasi Terbakar: Terutama setelah menggunakan produk tertentu.
  • Kekeringan dan Pengelupasan: Kulit terasa kering dan mengelupas.
  • Gatal atau Kencang: Sensasi gatal atau kencang di area yang terpengaruh.

Penyebab iritasi skincare sering kali terkait dengan bahan-bahan dalam produk, seperti pewangi, alkohol, dan pengawet. Penggunaan produk yang berlebihan atau tidak tepat juga dapat menyebabkan reaksi ini.

Perbedaan Antara Rosacea dan Iritasi Skincare

Membedakan antara rosacea dan iritasi skincare sangat penting untuk penanganan yang efektif. Berikut adalah beberapa perbedaan utama:

  • Durasi: Kemerahan akibat iritasi biasanya bersifat sementara, sedangkan rosacea bersifat kronis.
  • Penyebab: Iritasi disebabkan oleh produk atau faktor eksternal, sedangkan rosacea melibatkan peradangan kronis.
  • Gejala Tambahan: Rosacea sering disertai dengan pembuluh darah terlihat dan benjolan kecil.

Jika Anda mengalami kemerahan yang persisten disertai gejala lain, sebaiknya konsultasikan dengan dermatolog untuk diagnosis yang tepat. Penanganan dini dapat mencegah gejala memburuk dan mengurangi risiko perubahan kulit jangka panjang.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Beauty |