SPF 30 Tangkal 97% Sinar UVB, Ini Cara Memilih Sunscreen yang Benar Agar Kulit Terlindungi Maksimal

1 day ago 10

ringkasan

  • Pentingnya memilih sunscreen spektrum luas dengan SPF 30+ untuk melindungi dari sinar UVA dan UVB.
  • Memahami perbedaan antara sunscreen mineral dan kimia serta memilih sesuai jenis kulit adalah krusial untuk perlindungan optimal.
  • Aplikasi yang benar, yaitu 15 menit sebelum paparan dan reaplikasi setiap dua jam atau setelah aktivitas air, sangat penting untuk efektivitas perlindungan kulit.

Fimela.com, Jakarta Perlindungan kulit dari sinar UV matahari adalah langkah krusial dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, mulai dari kulit terbakar hingga risiko kanker kulit yang serius. Memilih tabir surya yang tepat menjadi kunci utama untuk menangkal dampak buruk tersebut.

Sahabat Fimela, memahami cara memilih sunscreen yang benar bukan hanya sekadar melihat angka SPF pada kemasan. Ada beberapa faktor penting lain yang perlu dipertimbangkan, seperti jenis perlindungan, ketahanan air, hingga bahan aktif yang terkandung di dalamnya. Pemilihan yang akurat akan memastikan kulit Anda terlindungi secara optimal.

Artikel ini akan memandu Anda dalam menemukan tabir surya ideal yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit. Ikuti panduan komprehensif ini untuk mengetahui cara memilih sunscreen yang benar dan melindungi kulit Anda secara maksimal. Ingat, tabir surya adalah pertahanan terbaik kulit Anda.

Memahami Angka SPF dan Spektrum Perlindungan

Faktor Perlindungan Matahari atau SPF adalah ukuran seberapa baik produk tabir surya melindungi kulit dari sinar UVB. Sinar UVB merupakan jenis UV yang dapat menyebabkan kulit terbakar. Angka SPF menunjukkan berapa lama waktu yang dibutuhkan kulit Anda untuk memerah saat menggunakan produk tertentu dibandingkan tanpa tabir surya. American Academy of Dermatology merekomendasikan pemilihan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi untuk perlindungan yang efektif.

Penting untuk diketahui bahwa angka SPF tidak berkorelasi langsung dengan jumlah waktu perlindungan. Sebagai contoh, SPF 15 menangkis 93% sinar UVB, sementara SPF 30 menangkis sekitar 97% sinar UVB. Tabir surya dengan SPF 50 akan memantulkan atau menyerap sekitar 98% radiasi UVB. Bahkan, SPF 100 dapat menangkis hingga 99% sinar UVB, menunjukkan peningkatan perlindungan yang signifikan.

Selain SPF, perhatikan juga label "broad-spectrum" pada kemasan. Tabir surya spektrum luas melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Sinar UVB adalah penyebab utama kulit terbakar dan sebagian besar kanker kulit. Sementara itu, sinar UVA sering disebut "sinar penuaan" karena dapat mempercepat penuaan kulit, menyebabkan garis halus, kerutan, dan perubahan warna. Kedua jenis sinar UV ini dapat merusak kulit dan berkontribusi pada kanker kulit, sehingga perlindungan menyeluruh sangat krusial.

Pentingnya Ketahanan Air dan Jenis Tabir Surya

Tidak ada tabir surya yang benar-benar "waterproof" atau "sweatproof" karena FDA melarang penggunaan istilah tersebut yang dianggap menyesatkan konsumen. Sebagai gantinya, cari label "water-resistant" yang berarti produk tersebut diformulasikan untuk mempertahankan perlindungan SPF-nya selama durasi tertentu saat terpapar air atau keringat. Di Amerika Serikat, produk ini diizinkan berlabel "water-resistant" jika dapat mempertahankan setidaknya 50% SPF-nya setelah 40 atau 80 menit paparan air.

Dalam memilih tabir surya, Anda akan menemukan dua jenis utama: mineral dan kimia. Tabir surya mineral, atau fisik, bekerja seperti perisai dengan membentuk penghalang pada permukaan kulit yang memblokir dan menyebarkan sinar berbahaya. Bahan aktif utamanya adalah seng oksida dan titanium dioksida, yang merupakan satu-satunya bahan tabir surya yang umumnya diakui aman dan efektif oleh FDA. Keunggulannya adalah cenderung tidak menyebabkan iritasi pada kulit sensitif dan memberikan perlindungan segera setelah aplikasi.

Namun, tabir surya mineral memiliki kekurangan, yaitu dapat meninggalkan lapisan putih pada kulit atau white cast, dan mungkin perlu dioleskan lebih sering. Di sisi lain, tabir surya kimia menggunakan bahan-bahan seperti oxybenzone, avobenzone, dan octinoxate yang menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas tidak berbahaya. Keunggulannya adalah lebih mudah diratakan ke kulit dan cenderung tidak meninggalkan bekas putih. Namun, jenis ini lebih mungkin menyebabkan iritasi pada kulit sensitif dan beberapa bahan kimianya dapat menyebabkan fotosensitivitas.

Menyesuaikan Sunscreen dengan Jenis Kulit dan Aplikasi Tepat

Pemilihan tabir surya juga harus disesuaikan dengan jenis kulit Anda, Sahabat Fimela. Jika Anda memiliki kulit sensitif, carilah tabir surya yang bebas pewangi, bebas talc, dan hipoalergenik. Tabir surya mineral seringkali menjadi pilihan yang lebih baik untuk kulit sensitif karena bahan-bahannya cenderung tidak mengiritasi. Untuk kulit berminyak atau berjerawat, pilihlah produk yang non-komedogenik, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.

Pedoman aplikasi yang benar sangat penting untuk efektivitas tabir surya. Tabir surya harus dioleskan 15 menit sebelum paparan sinar matahari, memberikan waktu bagi produk untuk meresap dan bekerja optimal. Selalu oleskan dalam jumlah yang cukup untuk menutupi seluruh area kulit yang terpapar. Jangan pelit dalam mengaplikasikan produk ini demi perlindungan maksimal.

Frekuensi reaplikasi juga tidak kalah penting. Oleskan kembali tabir surya setidaknya setiap dua jam, terutama jika Anda berada di luar ruangan. Jika Anda berenang atau berkeringat banyak, reaplikasi harus dilakukan lebih sering, sesuai petunjuk pada label produk, bahkan jika produk tersebut berlabel "water-resistant". Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan cara memilih sunscreen yang benar dan mengaplikasikannya secara optimal. Ingatlah, tidak ada tabir surya yang menawarkan perlindungan lengkap dari kerusakan akibat sinar matahari, sehingga penggunaan tabir surya harus menjadi bagian dari strategi perlindungan matahari yang lebih luas, seperti mencari tempat teduh dan mengenakan pakaian pelindung. Pastikan juga untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa produk Anda.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Anisha Saktian Putri

    Author

    Anisha Saktian Putri
 Freepik/gpointstudio).

BeautyCara Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Kulit dan Aktivitas

Pelajari beda fungsi SPF sunscreen dan cara memilih yang tepat sesuai jenis kulit dan aktivitas sehari-hari.

 Unsplash/Batch by Wisconsin Hemp Scientific)

BeautyBeda Fungsi SPF Sunscreen, Perbandingan SPF 30 dan SPF 50 untuk Kulit

Temukan perbedaan fungsi SPF sunscreen 30 dan 50 dalam melindungi kulit dari sinar matahari.

Produk perdananya, Sun Barrier Sunscreen, hadir dengan SPF 49.5 PA++++ untuk perlindungan optimal dari sinar UVA dan UVB. [Dok/Tan Skin].

BeautyRicky Tan Riset 1,5 Tahun Hadirkan Sunscreen Aman untuk Kulit Sensitif Lewat Tanskin

Ricky Tan meluncurkan inovasi skincare khusus kulit sensitif yang diracik lewat riset selama 1,5 tahun di bawah label Tanskin.

 Freepik/gpointstudio).

BeautySering Terabaikan, Padahal Penting: Inilah 5 Area Tubuh yang Butuh Perlindungan Sunscreen

Sahabat Fimela, sunscreen bukan cuma untuk wajah, lho! Ada 5 area tubuh lain yang sering terabaikan, padahal rentan terbakar. Yuk, kita cari tahu di bawah ini dan lindungi kulitmu sepenuhnya!

 Unsplash)

BeautySunscreen dan Acne-Prone Skin: Bukan Musuh, Asal Tahu Triknya!

Punya kulit berjerawat sering bikin ragu pakai sunscreen? Padahal, perlindungan dari sinar UV tetap penting! Yuk, simak tips aman agar kulit tetap terlindungi

Read Entire Article
Beauty |