Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, perawatan ketiak sering kali diabaikan karena letaknya tersembunyi. Padahal, bagian tubuh yang satu ini bisa mempengaruhi rasa percaya diri, terutama saat harus memakai baju tanpa lengan atau ketika mengangkat tangan di depan orang lain. Ketiak yang terlihat gelap kadang membuat kita jadi minder tanpa sadar.
Terdapat banyak faktor yang bisa bikin ketiak berubah warna, mulai dari kebiasaan mencukur, pemakaian deodoran yang kurang cocok, sampai penumpukan sel kulit mati. Kalau sudah begitu, ketiak jadi gampang terlihat kusam dan terasa kasar. Masalah kecil ini sering dianggap sepele, tapi bisa bikin nggak nyaman kalau dibiarkan.
Namun, perlu diketahui ada banyak cara alami yang bisa membantu merawat area ketiak supaya tetap sehat dan cerah. Tidak harus mahal, bahkan sebagian besar bisa dilakukan dengan bahan atau kebiasaan sederhana di rumah. Yuk kita kenali cara perawatan alami yang bisa jadi solusi sehari-hari.
1. Gunakan Bahan Alami untuk Perawatan
Bahan alami sering jadi solusi perawatan kulit yang lebih aman, termasuk untuk mencerahkan ketiak. Lemon, kentang, atau mentimun bisa kamu manfaatkan sebagai masker sederhana. Kandungan vitamin dan sifat antioksidannya membantu meratakan warna kulit secara perlahan.
Selain itu, bahan alami ini mudah didapat dan harganya terjangkau. Kamu bisa langsung menempelkan irisan tipis atau menghaluskannya menjadi pasta untuk dioleskan. Keuntungan lainnya, bahan alami minim resiko efek samping dibanding produk berbahan kimia keras. Lakukan secara rutin agar hasilnya terlihat lebih maksimal.
2. Rutin Eksfoliasi Ketiak Setiap Minggu
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang sering jadi penyebab ketiak terlihat kusam. Kamu bisa menggunakan scrub alami, seperti campuran gula dan madu, untuk mendapatkan hasil yang lembut namun efektif. Cukup lakukan 1–2 kali seminggu agar kulit tidak iritasi.
Saat sedang menggosok, lakukan dengan gerakan melingkar perlahan supaya peredaran darah lancar dan kulit terasa lebih halus. Selain mencerahkan, eksfoliasi juga membantu mengurangi bau tidak sedap.
3. Hindari Kebiasaan Mencukur dengan Kasar
Mencukur dengan pisau tumpul atau terlalu terburu-buru bisa menyebabkan iritasi dan noda gelap. Kulit ketiak yang sensitif butuh perlakuan lembut agar tetap sehat. Gunakan pisau cukur yang bersih dan tajam, serta jangan lupa oleskan sabun atau gel khusus sebelum mencukur.
Dengan cara ini, kulit akan terlindungi dari gesekan yang berlebihan. Kalau ingin hasil lebih mulus dan minim iritasi, kamu bisa mencoba waxing atau metode lain yang lebih ramah untuk kulit ketiak.
4. Tentukan Deodoran yang Tepat
Tidak semua deodoran cocok untuk semua orang. Beberapa produk dengan kandungan alkohol tinggi bisa membuat kulit ketiak menghitam karena iritasi. Pilih deodoran yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif atau yang berbahan alami. Kalau kamu ingin lebih alami, bisa juga mencoba minyak kelapa atau baking soda sebagai alternatif.
5. Pastikan Ketiak Bersih dan Kering
Kebersihan adalah kunci utama agar ketiak tetap sehat dan cerah. Setelah mandi, pastikan ketiak benar-benar kering sebelum memakai deodoran atau pakaian. Lingkungan lembab bisa jadi tempat berkembangnya bakteri. Gunakan pakaian berbahan katun atau yang mudah menyerap keringat agar kulit bisa bernapas.
Sahabat Fimela, demikian beberapa tips untuk membuat ketiak terlihat segar dan tidak kusam. Perawatan sederhana ini akan membantu menjaga warna kulit tetap merata. Jika kamu aktif berolahraga, jangan lupa langsung mandi dan bersihkan area ketiak.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.