How To: Teknik Pijat Wajah Gua Sha untuk Kulit yang Tampak Awet Muda

1 month ago 52

Fimela.com, Jakarta Teknik pijat wajah gua sha belakangan ini populer di kalangan beauty enthusiast karena manfaatnya untuk kulit. Kabarnya, salah satu manfaat dari melakukan pijat wajah dengan gua sha secara rutin adalah kulit yang terjaga elastisitasnya sehingga mendukung tampilan yang awet muda.

Alat pijat wajah gua sha sendiri juga bisa dengan mudah dibeli di berbagai toko kecantikan, baik itu online maupun offline. Jadi, siapapun bisa mencobanya dan membuktikan sendiri khasiat dari gua sha yang belakangan ini trending. Namun, jangan lupa pelajari juga teknik pijat wajah gua sha yang tepat agar bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Yuk, bahas lebih mendalam lewat artikel ini, Sahabat Fimela!

Mengenal Gua Sha dan Asal-Usulnya

Dilansir dari situs Acu Artistry, gua sha adalah teknik pijat tradisional yang berasal dari Tiongkok dan telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan Tiongkok kuno. Secara harfiah, ‘gua’ berarti mengikis, sementara ‘sha’ merujuk pada energi stagnan atau toksin yang perlu dikeluarkan dari tubuh. Awalnya, teknik ini diterapkan di seluruh tubuh menggunakan alat khusus berbahan batu giok atau rose quartz untuk meningkatkan aliran darah dan meredakan nyeri otot.

Dalam beberapa tahun terakhir, gua sha semakin populer sebagai bagian dari perawatan kecantikan wajah. Dengan gerakan memijat yang lembut menggunakan batu berbentuk khusus, teknik ini dipercaya mampu meningkatkan kesehatan kulit, mengurangi tanda-tanda penuaan, serta memberikan efek relaksasi yang mendalam. Tidak heran jika banyak orang yang memasukkan gua sha dalam rutinitas skincare mereka.

Manfaat Teknik Pijat Wajah Gua Sha untuk Kesehatan Kulit

Nggak hanya memberikan efek relaksasi saja, ternyata ada banyak manfaat teknik pijat wajah gua sha untuk kesehatan kulit yang bisa dirasakan. Asal diterapkan dengan tepat, berikut ini efek positif yang bisa dirasakan.

1. Merangsang Produksi Kolagen untuk Kulit Awet Muda

Kolagen adalah protein penting yang menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi alami di dalam tubuh mulai berkurang. Hal inilah yang menyebabkan munculnya garis halus dan kerutan. Nah, teknik pijat wajah gua sha dapat membantu merangsang sirkulasi darah di area wajah, sehingga mendukung produksi kolagen secara alami.

Selain itu, pijatan gua sha juga membantu mengendurkan otot-otot wajah yang tegang akibat stres atau ekspresi wajah yang berulang. Dengan rutin melakukan teknik ini, kulit menjadi lebih kencang, halus, dan terlihat lebih muda. Ditambah lagi, efek pemijatan yang lembut juga membantu mengurangi ketegangan di sekitar dahi dan rahang, sehingga wajah terlihat lebih rileks dan segar.

2. Mencerahkan Wajah

Salah satu manfaat utama dari gua sha adalah meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu tampilan kulit yang lebih cerah dan bercahaya. Ketika aliran darah meningkat, oksigen dan nutrisi lebih banyak tersalurkan ke kulit, sehingga warna kulit menjadi lebih merata dan tampak lebih sehat.

Selain itu, melakukan teknik pijat wajah gua sha secara rutin juga mendukung proses detoksifikasi kulit yang lebih optimal. Teknik ini membantu mengurangi penumpukan racun yang dapat menyebabkan kondisinya kusam dan tidak bercahaya. Hasilnya, kulit terlihat lebih fresh, glowing, dan sehat alami tanpa perlu bergantung pada banyak makeup.

3. Membantu Penyerapan Skincare yang Maksimal

Sering merasa produk skincare yang digunakan tidak memberikan hasil yang maksimal? Bisa jadi karena produk tersebut tidak terserap dengan baik ke dalam kulit. Teknik gua sha dapat membantu mengatasi masalah ini dengan cara meningkatkan permeabilitas kulit, sehingga produk seperti serum dan moisturizer bisa meresap lebih dalam dan bekerja lebih efektif.

Cara terbaik untuk mengaplikasikan gua sha dalam rutinitas skincare adalah dengan menggunakannya setelah mengoleskan minyak wajah atau serum berbasis cair. Dengan begitu, gerakan pijat akan lebih lembut di kulit dan membantu bahan aktif dalam produk meresap dengan sempurna. Hasilnya kulit lebih terhidrasi, ternutrisi, dan mendapatkan manfaat optimal dari produk skincare yang digunakan.

4. Meminimalisir Munculnya Kantung Mata

Kantung mata dan lingkaran hitam sering kali menjadi masalah bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang kurang tidur atau mengalami stres. Teknik gua sha bisa menjadi solusi alami untuk mengatasi masalah ini. Dengan melakukan pijatan ringan di area sekitar mata, teknik pijatan tersebut membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi retensi cairan yang menyebabkan kantung mata membengkak.

Selain itu, batu gua sha yang sering digunakan seperti giok atau rose quartz memiliki efek menenangkan dan sering kali memberikan sensasi dingin yang membantu meredakan pembengkakan. Jika ingin efek yang lebih maksimal, bisa juga menyimpan alat Gua Sha di dalam kulkas sebelum digunakan. Dengan pemakaian rutin, area mata akan terlihat lebih segar, cerah, dan bebas dari tampilan lelah.

5. Mencegah Jerawat

Meskipun banyak yang mengira gua sha hanya untuk anti-aging, ternyata teknik ini juga bermanfaat untuk mencegah jerawat. Salah satu penyebab utama jerawat adalah peredaran darah yang tidak lancar dan penumpukan racun dalam tubuh. Dengan meningkatkan sirkulasi darah dan mendukung sistem limfatik, pijatan gua sha membantu membersihkan racun serta mengurangi peradangan yang bisa memicu munculnya jerawat.

Namun, perlu diingat bahwa gua sha tidak boleh digunakan pada jerawat yang sedang meradang atau terbuka, karena bisa memperburuk kondisi kulit. Sebaiknya, teknik ini digunakan sebagai langkah pencegahan atau untuk membantu proses penyembuhan bekas jerawat dengan mempercepat regenerasi kulit. Dengan begitu, kulit tetap bersih, sehat, dan bebas dari jerawat.

Teknik Pijat Wajah Gua Sha untuk Dukung Tampilan Awet Muda

Demi memberikan hasil yang maksimal, jangan asal melakukan pijatan dengan gua sha. Pelajari dulu tekniknya yang tepat untuk memberikan tampilan wajah yang glowing dan awet muda.

1. Kenali Bentuk Alat Gua Sha dan Fungsinya untuk Pijat Wajah

Alat gua sha memiliki berbagai bentuk yang disesuaikan dengan area wajah yang berbeda. Umumnya, alat pijat tersebut memiliki sisi melengkung untuk mengikuti kontur wajah, bagian bergerigi untuk stimulasi mendalam, serta ujung runcing yang berguna untuk titik-titik akupresur. Bentuk ini dirancang agar setiap bagian wajah mendapatkan tekanan yang sesuai tanpa menyebabkan iritasi atau nyeri berlebihan.

Fungsi utama gua sha adalah membantu melancarkan aliran darah dan limfatik, sehingga membantu mengurangi pembengkakan dan mempercepat regenerasi sel kulit. Selain itu, teknik ini juga dapat membantu merelaksasi otot wajah yang tegang akibat stres atau ekspresi berulang, yang sering kali menjadi penyebab munculnya garis-garis halus.

2. Cari Tahu Titik-Titik Penting di Wajah untuk Diberi Pijatan

Agar pijatan gua sha memberikan hasil maksimal, penting untuk mengetahui titik-titik utama yang perlu dipijat. Beberapa area kunci di wajah antara lain:

- Dagu dan rahang: Area ini sering kali menegang karena kebiasaan mengunyah atau menggertakkan gigi. Pijatan di area tersebut dapat membantu mengurangi ketegangan dan mendefinisikan garis rahang.

- Pipi: Memijat pipi dengan gua sha dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, memberikan efek wajah yang lebih segar dan bercahaya.

- Dahi: Ketegangan pada dahi sering kali terjadi karena ekspresi wajah, seperti mengernyitkan alis. Pijatan pada dahi dapat membantu meredakan stres dan mengurangi garis-garis halus.

- Bawah mata: Area ini lebih sensitif dibandingkan bagian wajah lainnya, sehingga perlu perlakuan khusus agar tidak menyebabkan iritasi atau memar.

3. Bersihkan Wajah Terlebih Dulu

Sebelum memulai pijatan, pastikan wajah dalam keadaan bersih. Hal ini penting untuk menghilangkan kotoran, minyak berlebih, dan sisa makeup yang dapat menyumbat pori-pori. Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit untuk hasil terbaik.

Setelah mencuci wajah, keringkan dengan handuk bersih dan lembut. Hindari menggosok wajah terlalu keras, cukup tepuk-tepuk agar kulit tetap lembap dan siap untuk tahap selanjutnya.

4. Gunakan Facial Oil yang Sesuai Jenis Kulit

Facial oil berperan penting dalam teknik pijat gua sha karena membantu alat meluncur dengan lembut di permukaan kulit tanpa menyebabkan gesekan yang bisa mengiritasi. Pilih minyak wajah yang cocok dengan jenis kulit, antara lain:

- Kulit kering: Gunakan minyak argan atau marula yang kaya akan pelembap.

- Kulit berminyak: Pilih minyak jojoba atau grapeseed yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori.

- Kulit sensitif: Minyak chamomile atau rosehip bisa menjadi pilihan karena sifatnya yang menenangkan.

Oleskan beberapa tetes minyak ke wajah dan leher, lalu pijat perlahan agar meresap sebelum menggunakan gua sha.

5. Gerakkan Alat dengan Teknik yang Tepat

Bagi yang masih menjadi pemula, mungkin dibuat bingung dengan bagaimana cara mengawali pijat wajah menggunakan teknik yang satu ini. Berikut ini step by step dan gerakan yang bisa dicoba.

- Dari Tengah Dagu Melintasi Garis Rahang Hingga ke Telinga

Mulailah dari tengah dagu, lalu geser alat gua sha sepanjang garis rahang menuju telinga. Gunakan sisi alat yang paling sesuai dengan kontur rahang agar hasilnya maksimal. Pastikan alat tetap dalam posisi datar dengan kulit, sekitar 15 derajat, dan lakukan gerakan dengan tekanan ringan hingga sedang.

- Dari Lipatan Samping Hidung ke Arah Luar Hingga ke Telinga

Untuk bagian pipi, mulailah dari sisi hidung dan gerakkan alat ke arah luar menuju telinga. Gerakan ini membantu mengurangi ketegangan otot pipi dan memperbaiki sirkulasi darah. Ulangi beberapa kali dengan tekanan yang stabil untuk mendapatkan efek lifting alami pada wajah.

- Hindari Menggosokkan Gua Sha Terlalu Keras di Area Bawah Mata

Area bawah mata sangat sensitif, sehingga pijatan di bagian ini harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Gunakan sisi yang lebih halus dari gua sha dan lakukan gerakan pendek serta lembut dari bagian dalam mata ke arah luar. Hindari tekanan berlebihan agar tidak menyebabkan iritasi atau pembengkakan.

6. Jaga Tekanan Pijatan yang Tepat agar Tidak Menyebabkan Memar

Saat menggunakan gua sha, penting untuk menjaga tekanan yang stabil namun lembut. Tekanan yang terlalu kuat bisa menyebabkan kulit memerah atau bahkan memar, terutama jika dilakukan di area yang sensitif. Sebaiknya mulai dengan tekanan ringan dan tingkatkan sedikit jika diperlukan, sesuai dengan kenyamanan kulit.

Jika kulit terasa sakit atau terlalu merah setelah pijatan, berarti tekanannya terlalu kuat. Ingat, tujuan gua sha adalah untuk merelaksasi otot dan meningkatkan sirkulasi, bukan memberikan efek trauma pada kulit.

7. Gunakan Moisturizer Setelah Melakukan Pijat Gua Sha

Setelah selesai melakukan pijatan gua sha, jangan lupa untuk mengunci kelembapan kulit dengan moisturizer. Pelembap akan membantu menjaga hidrasi kulit dan memperkuat efek perawatan yang telah dilakukan. Pilih produk yang sesuai dengan jenis kulit agar manfaatnya lebih optimal.

Untuk hasil terbaik, lakukan teknik pijat gua sha secara rutin, misalnya 3-4 kali dalam seminggu. Dengan perawatan yang konsisten, kamu bisa mendapatkan kulit yang lebih sehat, segar, dan tampak lebih muda secara alami!.

Dengan menerapkan teknik pijat wajah gua sha yang benar, tak hanya meningkatkan kesehatan kulit dari dalam saja. Tampilan awet muda dan glowing setiap hari juga bisa diwujudkan buat yang rajin merawat diri. Selamat mencoba, Sahabat Fimela!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Beauty |