Tutorial Deep Cleansing Rambut yang Nggak Hanya Sekadar Keramas Saja, Saatnya Terapkan!

1 month ago 62

Fimela.com, Jakarta Sudah pernah mendengar tentang deep cleansing rambut? Selama ini mungkin banyak yang berpikir kalau membersihkan rambut cukup dengan rutinitas yang dikenal dengan istilah ‘keramas’ saja. Namun, rambut dan kulit kepala juga membutuhkan metode pembersihan secara lebih mendalam atau yang sering disebut deep cleansing.

Kebersihan rambut dan kulit kepala adalah kunci dari kesehatan area tersebut yang selalu terjaga dengan baik. Dengan begitu, bisa mendukung pertumbuhan rambut yang lebih sehat dan meminimalisir berbagai masalah rambut yang kerap muncul juga. Namun, bagaimana sih caranya melakukan deep cleansing rambut yang tepat? Bukan hanya sekadar keramas saja, berikut ini beberapa hal yang perlu kamu tahu, Sahabat Fimela!

Apa Itu Deep Cleansing Rambut?

Pernah merasa rambut jadi gampang lepek dan gatal meski sudah rutin keramas? Ini dia waktunya kenali lebih dekat metode deep cleansing rambut. Sama seperti kulit wajah yang membutuhkan perawatan mendalam, kulit kepala dan rambut juga memerlukan perhatian ekstra agar rambut yang tumbuh tetap sehat dan berkilau. 

Metode perawatan rambut yang satu ini adalah proses pembersihan menyeluruh yang bertujuan menghilangkan residu produk, minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran yang menumpuk di kulit kepala serta rambut. Proses ini memastikan folikel rambut tidak tersumbat, sehingga rambut dapat tumbuh dengan optimal.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan penumpukan kotoran di rambut dan kulit kepala, seperti polusi hingga pemakaian produk penataan rambut sehari-hari. Dengan melakukan deep cleansing secara rutin, kamu memberikan kesempatan bagi rambut dan kulit kepala untuk ‘bernapas’ dan menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Manfaat Deep Cleansing Rambut Secara Rutin

Dengan melakukan pembersihan mendalam pada rambut dan kulit kepala, ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan untuk mendukung kesehatan area tersebut. Apa saja sih?

1. Membantu Dorong Folikel Rambut

Folikel rambut adalah tempat akar rambut bertumbuh. Kalau pori-pori kulit kepala tersumbat oleh minyak, sel kulit mati atau sisa produk styling, pertumbuhan rambut bisa terganggu. Deep cleansing membantu membersihkan pori-pori ini sehingga folikel bisa ‘bernapas’ lebih lega.

Selain itu, saat kulit kepala bersih, aliran darah ke folikel rambut juga jadi lebih lancar. Kondisi ini penting karena darah membawa oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut yang kuat dan sehat. Jadi, kalau kamu ingin rambut lebih tebal dan tidak gampang rontok, pastikan rutin melakukan deep cleansing!

2. Atasi Permasalahan Rambut Seperti Ketombe

Ketombe sering muncul karena penumpukan minyak dan sel kulit mati di kulit kepala. Kalau tidak dibersihkan dengan benar, kondisi tersebut bisa makin parah dan bikin kulit kepala terasa gatal. Deep cleansing bekerja dengan mengangkat kotoran yang menempel dan mengontrol produksi minyak di kulit kepala.

Selain itu, proses pembersihan mendalam ini juga membantu mengurangi pertumbuhan jamur Malassezia, salah satu penyebab utama ketombe. Jadi, buat yang sering bermasalah dengan serpihan putih di bahu, coba deh masukkan deep cleansing ke dalam rutinitas perawatan rambut sehari-hari.

3. Membersihkan Rambut dan Kulit Kepala Secara Lebih Menyeluruh

Penggunaan produk styling seperti gel, hair spray atau dry shampoo memang memudahkan untuk melakukan penataan rambut. Namun, waspada juga dengan kemungkinan sisa produk masih menempel di kulit kepala meskipun sudah melakukan keramas secara rutin. Akumulasi residu ini bisa bikin rambut terasa berat, lepek, bahkan bau tidak sedap.

Deep cleansing bekerja dengan formula khusus yang mampu meluruhkan sisa produk secara efektif. Jadi, setelah melakukan rutinitas yang satu ini, rambut terasa lebih ringan, segar, dan kembali ke kondisi alaminya.

4. Meningkatkan Pertumbuhan Rambut yang Lebih Sehat

Rambut membutuhkan kondisi lingkungan yang ideal agar bisa tumbuh dengan optimal. Nah, rutinitas perawatan dengan teknik deep cleansing memastikan kulit kepala bebas dari penyumbatan dan iritasi yang dapat menghambat pertumbuhan rambut.

Selain itu, ketika kulit kepala bersih, rambut baru yang tumbuh pun cenderung lebih kuat dan tidak mudah patah. Jadi, jika kamu ingin rambut panjang dan sehat, jangan lupa untuk melakukan pembersihan mendalam secara berkala.

5. Meningkatkan Penyerapan Produk Perawatan Rambut

Sudah rutin menggunakan serum, vitamin, atau malah masker rambut tapi belum bisa merasakan hasilnya? Bisa jadi kondisi tersebut karena kulit kepala dan batang rambut masih dipenuhi dengan residu kotoran yang membuatnya tak bisa menyerap dengan baik. Deep cleansing rambut membantu membersihkan lapisan penghalang ini sehingga nutrisi dari produk perawatan rambut dapat meresap dengan baik.

Hasilnya? Rambut jadi lebih ternutrisi, lembut, dan tampak lebih berkilau. Jadi, sebelum mengeluh produk perawatan rambutmu tidak efektif, coba pastikan dulu apakah rambutmu sudah benar-benar bersih atau belum.

Cara Melakukan Deep Cleansing Rambut di Rumah

Merawat rambut bukan hanya sekadar keramas rutin, sehingga penting untuk selalu menerapkan deep cleansing rambut dengan teknik yang tepat. Berikut ini langkah demi langkah yang bisa kamu terapkan untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

1. Basahi Rambut dengan Air Dingin Terlebih Dulu

Sebelum memulai proses deep cleansing, basahi rambut dengan air dingin untuk menyingkirkan kotoran dan debu yang menempel di permukaan. Selain itu, suhu air yang dingin dapat membantu mengurangi produksi minyak berlebih di kulit kepala yang sering jadi penyebab utama rambut lepek dan berminyak.

Menggunakan air panas memang terasa lebih nyaman, tetapi bisa membuat kulit kepala menjadi lebih kering dan merangsang produksi minyak berlebih sebagai respons alami tubuh. Jadi, meskipun terasa sepele, pemilihan suhu air yang tepat bisa memberikan dampak besar dalam menjaga kesehatan rambut.

2. Pijat Rambut dengan Hair Oil yang Sesuai dengan Jenis Rambut

Langkah selanjutnya adalah keringkan rambut dengan handuk lalu aplikasikan hair oil dengan cara memijat kulit kepala secara menyeluruh. Jangan lupa pilih hair oil yang sesuai dengan jenis rambut. Misalnya saja, jika kondisinya kering, kamu bisa pilih minyak kelapa atau argan oil yang kaya akan pelembap alami. Sementara itu jika rambut mudah berminyak, gunakan minyak jojoba yang lebih ringan dan tidak menyumbat pori-pori.

Teknik pijat kulit kepala dengan minyak ini akan membantu melarutkan kotoran yang menumpuk dan meningkatkan sirkulasi darah ke folikel rambut. Jadi, dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut yang lebih sehat dan kuat. Pijat dengan ujung jari secara perlahan selama 5-10 menit agar nutrisi dalam minyak bisa meresap dengan baik sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

3. Bungkus Rambut dan Kulit Kepala dengan Handuk Panas

Setelah mengaplikasikan hair oil, bungkus rambut dengan handuk panas untuk membuka pori-pori kulit kepala dan membantu penyerapan minyak lebih maksimal. Handuk yang hangat juga dapat melonggarkan kotoran serta sisa produk yang menempel pada kulit kepala, sehingga lebih mudah dibersihkan ketika keramas nanti.

Caranya cukup mudah, rendam handuk dalam air panas, peras hingga tidak terlalu basah, lalu lilitkan di kepala selama sekitar 10-15 menit. Alternatif lain, kamu bisa menggunakan shower cap dan mengarahkan hair dryer sebentar untuk memberikan efek hangat yang serupa.

4. Lakukan Eksfoliasi Kulit Kepala

Eksfoliasi tidak hanya penting untuk wajah, tetapi juga untuk kulit kepala. Proses ini membantu mengangkat sel-sel kulit mati, ketombe, serta sisa produk styling yang mungkin masih menempel meskipun sudah dibilas dengan air.

Kamu bisa menggunakan scrub kulit kepala yang dijual di pasaran atau membuat sendiri dengan mencampurkan gula halus dan minyak zaitun. Gosok lembut scrub ini pada kulit kepala dengan gerakan melingkar, jangan terlalu keras agar tidak menyebabkan iritasi. Lakukan eksfoliasi ini sekitar 1-2 kali dalam sebulan untuk mencegah penumpukan residu yang bisa menghambat pertumbuhan rambut.

5. Keramas dengan Shampo yang Memiliki Formula Deep Cleansing

Setelah proses eksfoliasi, waktunya mencuci rambut dengan shampo yang memiliki formula deep cleansing. Biasanya, jenis produk tersebut mengandung bahan aktif seperti charcoal, tea tree oil, atau salicylic acid yang efektif angkat minyak berlebihan dan membersihkan kulit kepala secara menyeluruh.

Saat keramas, fokuslah pada kulit kepala, bukan hanya rambut. Pijat dengan lembut selama 2-3 menit agar semua kotoran terangkat dengan maksimal. Setelah itu, bilas hingga bersih menggunakan air dingin agar kutikula rambut kembali tertutup dan kelembapan alami tetap terjaga.

6. Gunakan Kondisioner untuk Merawat Kelembapan Rambut

Setelah membersihkan rambut, penting untuk tetap menjaga kelembapannya dengan menggunakan kondisioner. Pilih produk yang sesuai dengan jenis rambut dan aplikasikan hanya pada bagian batang hingga ujung rambut, hindari kulit kepala agar tidak membuatnya cepat berminyak lagi.

Diamkan selama beberapa menit sebelum dibilas dengan air dingin. Penggunaan kondisioner ini akan membantu mengembalikan kelembapan alami rambut dan membuatnya lebih mudah diatur serta tidak mudah kusut.

7. Cuci Juga Sisir dan Handuk yang Biasa Digunakan Sehari-hari

Proses deep cleansing rambut tidak hanya fokus pada keramas saja. Penting juga untuk memperhatikan kebersihan peralatan penunjang lainnya seperti sisir atau handuk yang biasa digunakan sehari-hari. Soalnya kedua benda ini bisa menjadi sarang kuman dan minyak yang menumpuk jika tidak bisa dibersihkan secara rutin. Akibatnya, benda-benda ini bisa kembali mentransfer kotoran ke rambut yang baru saja dicuci.

Jadi, jangan lupa cuci sisir dan handuk ketika melakukan deep cleansing dan lakukan hal tersebut secara rutin setidaknya seminggu sekali. Dengan begitu, kamu bisa menjaga sisir dan handuk dari risiko berkembangnya kuman dan bakteri yang bisa berdampak negatif pada kesehatan rambut.

8. Biarkan Rambut Kering Alami dan Gunakan Vitamin Rambut saat Kondisinya Setengah Kering

Setelah semua proses deep cleansing selesai, biarkan rambut mengering secara alami tanpa menggunakan hair dryer. Penggunaan panas berlebih bisa membuat rambut lebih rentan kering dan rapuh. Jika terburu-buru, gunakan hair dryer dengan suhu dingin untuk mengurangi dampaknya.

Saat rambut dalam keadaan setengah kering, aplikasikan vitamin rambut atau serum untuk memberikan perlindungan ekstra. Produk ini akan membantu mengunci kelembapan, melindungi rambut dari polusi, serta memberikan nutrisi tambahan agar rambut tetap sehat dan berkilau.

Penting untuk diingat bahwa menjaga kebersihan kulit kepala dan rambut nggak hanya dilakukan dengan keramas. Saatnya lakukan deep cleansing rambut untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan rambut yang lebih optimal. Selamat mencoba ya!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Beauty |